Pertama-tama mari kita kaji kembali mengenai istilah kekayaan dan kemiskinan. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kekayaan begitu pula kemiskinan? Pertanyaan ini sangat sulit terjawab karena kriteria kaya dan miskin pada masing-masing individu itu berbeda. Kalo penasaran, baca terus uraian berikutnya.
Menurut penelitian dan kajian dari para ahli dari negeri antah berantah, hanya ada sekira 2% dari manusia yang mendiami bumi tercinta ini menikmati kebebasan finansial. Jika pengertian kaya adalah orang yang bebas secara finansial atau kata orang MLM "uang bekerja untuk Anda", maka hanya segelintir itulah yang bisa disebut kaya. Kalo kita perhatikan, cara untuk menjadi kaya itu tidak sama untuk setiap individu. Kelihatan tidak adil memang ketika kawan kita yang pemalas tapi bisa menempati posisi tinggi di kantor. Ada lagi orang yang kaya raya karena merampok bank, korupsi, menang lotre, mendapat warisan. Tapi jangan lupakan juga bahwa banyak sekali orang yang menjadi kaya berkat kerja keras dan usahanya.
Itulah kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, dan bukan tugas saya di sini untuk mengadakan analisa mengapa demikian. Satu hal yang pasti adalah tidak ada orang mau hidup miskin atau berkekurangan. Walaupun tidak begitu kaya tetapi setidaknya hidup tidak berkekurangan. Berkelimpahan yang dimaksud di sini adalah segala sesuatu yang kita perlukan tersedia tanpa batas, walaupun mungkin belum masuk kategori kaya.
Akan tetapi sesungguhnya defenisi kelimpahan atau kaya itu relatif. Ada orang yang memiliki gaji 5 juta per bulan masih mengatakan belum cukup ada yang mengatakan sudah cukup. Tentu saja kalau kita tinggal di desa gaji 5 juta sudah lebih dari cukup kita bisa hidup dalam kelimpahan, tetapi kalau tinggal di kota gaji seperti itu belum tentu cukup karena pengeluaran lebih besar.
Orang yang pendapatannya 2 juta perbulan untuk hidup di kota tidak cukup, tetapi kalau untuk hidup dipedesaan bisa cukup. Sebenarnya dengan meningkatnyan kebutuhan hidup masa kini pendapatan 2 juta per bulan tidaklah memadai. Itulah sebabnya jika pegawai negeri hanya memiliki gaji seperti ini maka dia akan mencari tambahan dari tempat lain. Atau juga ada yang melakukan tindakan tidak terpuji hanya untuk mendapat tambahan gaji.
Sebenarnya dari kaca mata umum gaji 2-5 juta per bulan sudah cukup dibandingkan dengan orang-orang yang pendapatannya hanya 10rb perhari (sebulan 300rb). Banyak orang yang hidup dari meminta-minta atau mengemis. Dan inilah yang dikategorikan miskin bahkan melarat. Kalau kita melihat kenyataan di sekeliling kita di negara kita ada begitu banyak orang yang dikategorikan miskin.
Jika anda memiliki pendapatan di atas 2 jt perbulan bersyukurlah karena dengan pendapatan ini anda masih bisa makan normal 3 X sehari, masih bisa membayar rekening listrik, air dan telepon atau pulsa, masih bisa memiliki tempat tinggal yang layak, dan menyekolahkan anak-anak. Sementara orang yang hidup dalam kategori miskin tidak dapat menikmati makanan dan tempat tinggal yang layak dan tidak mendapat pendidikan yang layak.
Jadi kalau kita sudah bisa hidup enak, memiliki rumah yang layak, memiliki pendidikan yang layak, punya kendaraan, punya tabungan masa depan, berarti kita sudah hidup dalam kelimpahan. Walaupun kita belum begitu kaya, tetapi segala kebutuhan sudah terpenuhi.
Memang manusia tidak pernah puas dan selalu menginginkan yang lebih. Ini sah-sah saja selama pemenuhan keinginan itu dilakukan dengan cara yang halal. Dan sifat inilah yang membuat orang bekerja keras dan terus berusaha. Dan memang manusia harus menikmati hidup sejahtera. Apa gunanya hidup kalau hanya menanggung susah dan penderitaan.
Karena itu marilah kita terus bekerja keras dan berusaha untuk selalu hidup dalam kelimpahan. Karena Tuhan itu mahakaya dan sesungguhnya dikehendaki-Nya kita untuk hidup dalam kelimpahan dan bukan dalam kemiskinan.
Kemiskinan adalah suatu kenyataan yang tidak diinginkan dan tidak direncanakan. Tetapi kehadirannya juga tidak dapat ditolak. Sebaliknya hidup dalam kelimpahan atau hidup kaya adalah keinginan semua orang dan direncanakan. Tetapi sulit untuk ditemukan.
Nanti dalam uraian selanjutnya anda akan mempelajari RAHASIA untuk hidup dalam kelimpahan kekayaan. Jika anda mempraktekannya dengan konsisten anda akan menikmati suatu kehidupan dalam kelimpahan.